Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Komentar

About me

Dengan Alkohol Ikan Mas Bertahan Hidup di Musim Dingin

Ikan mas di Eropa adalah juara bertahan hidup dalam perairan dingin dan kurang oksigen. Rahasianya adalah alkohol dalam darah.



Ikan mas rawa (Carassius carassius) terkenal tangguh dan bisa bertahan hidup di perairan yang membeku saat musim dingin. Yang diketahui para ilmuwan hanyalah, ikan mas jenis itu bisa mempertahankan metabolisme regulernya di dalam air yang sangat dingin bahkan membeku dan miskin oksigen. Mengapa begitu dan bagaimana mekanisme pertahanan hidup ikan tersebut, sejauh ini jadi teka-teki para pakar biologi.


Kini para ilmuwan dari Universitas di Oslo dan Liverpool menemukan jawabannya. Dalam hasil penelitian, yang dilaporkan dalam jurnal ilmiah Nature/Scentific Report, para peneliti menyebutkan, ikan tersebut memanfaatkan dua jenis protein untuk mengubah asam laktat menjadi alkohol.
Asam laktat terbentuk jika otot tidak mendapat cukup pasokan oksigen. Para atlit dan olahragawan prestasi tahu persis bagaimana dampak asam laktat ini terhadap otot mereka. Stamina turun drastis dan otot sakit serta loyo. Begitu juga pada ikan, asam laktat akan meracuni otot.
Mutasi protein
Dua protein kunci pada ikan mas rawa itu sejatinya ada pada semua binatang. Fungsinya mengubah karbohidrat menjadi energi di dalam mitokondria yang dijuluki pembangkit energi sel. Namun pada ikan tersebut, satu protein mengalami mutasi sekitar 8 juta tahun silam, dan beralihfungsi mengurai asam laktat menjadi alkohol, baik di dalam sel otot maupun di luar mitokondria. 
"Di saat musim dingin yang bisa berlangsung selama 6 bulan di Eropa utara, air turun suhunya dan kandungan oksigen menyusut drastis. Kadar alkohol dalam darah ikan juga naik drastis hingga 50 miligram per 100 mililiter. Kadar alkohol setinggi itu dalam darah manusia setara dengan 0,5 promil. Berdasar undang-undang di Eropa, mereka  dikenai larangan mengemudi mobil", ujar Dr. Michael Berenbrink, pakar fisiologi evolusi Universitas Liverpool, sambil bercanda. 
Mekanisme dalam sel tubuh ikan membuat asam laktat berubah menjadi alkohol yang tidak berbahaya.  Produk alkohol dari dalam otot kemudian dibuang melalui insang saat bernafas. Belum diketahui, apakah alkohol yang dproduksi itu juga berfungsi sebagai unsur anti pembekuan darah saat musim dingin. Yang juga sudah jelas, ikan mas di utara Eropa itu akan aman dari ikan predator saat musim dingin, karena nyaris semua pemangsa tidak memiliki kemampuan istimewa ini.

Jupiter : Planet Planet Gas Raksasa Yang Diselimuti Badai

Jupiter adalah planet terbesar dalam Tata Surya. Radius ekuatornya sekitar 12 kali lipat ekuator Bumi. Planet raksasa yang terdiri dari gas ini, juga memiliki sabuk yang berseling warna terang dan gelap di bagian ekuatornya. Sabuk berwarna terang adalah aliran gas yang naik dan sabuk gelap aliran gas yang turun. Suhu di permukaan awan gas Jupiter rata-rata 145 derajat Celsius.


Jupiter Bilder der NASA-Sonde Juno (NASA)
Yang paling terkenal dari planet ini adalah bintik merah yang bagaikan mata memandang dari belahan selatan Jupiter. Bintik merah ini sejatinya adalah badai raksasa yang terus melanda atmosfir Jupiter. Kecepatannya bisa mencapai 500 km per jam. Juga angin kencang dan badai dibarengi kilatan petir dahysat merupakan fenomena biasa di planet gas raksasa tersebut.
Atmosfir Jupiter terdiri dari 85 persen Hidrogen, 14 persen Helium dan sisanya campuran gas metana, amoniak serta elemen lain. Awan Yupiter yang berwarna kemerahan diperkirakan merupakan senyawa dari amoniak dan H2S.
Jupiter Bilder der NASA-Sonde Juno (NASA)
Observasi planet Jupiter menggunakan wahana peneliti luar angkasa Pioneer 1 (1972) dan Pioneer 2 (1973) serta Voyage1 (1979 dan Voyager 2 serta Juno memasok data dan informasi menarik terkait planet terbesar di Tata Surya itu.
Berbagai penelitian menemukan sedikitnya 16 satelit atau bulan yang mengorbit Yupiter. Empat bulan terbesar Jupiter, yakni  Io, Europa, Ganymed dan Kallisto yang diamati Galileo Galilei, diduga mengandung air dalam bentuk beku. Planet gas ini tidak memiliki permukaan padat untuk didarati wahana penelitian. Wahana riset Juno misalnya mengorbit sejarak 4.000 km di atas permukaan planet.
as/vlz (dari berbagai sumber